Agita NurfiantiAgita NurfiantiAgita Nurfianti
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Reading: Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Font ResizerAa
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Search
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2023 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat. All Rights Reserved.
Agita Nurfianti > Berita > Aspirasi Warga > Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah
Aspirasi Warga

Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah

Kunjungan lapangan oleh Agita Nurfianti, anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat Komite III, ke RW 08 Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, menjadi forum penting penyerapan aspirasi masyarakat. Pertemuan ini membahas empat isu utama: keterbatasan fasilitas dan dana PAUD, penghentian insentif guru ngaji, pengelolaan sampah yang belum optimal, serta minimnya fasilitas umum dan kantor RW. Masyarakat berharap adanya bantuan konkret dari pemerintah untuk perbaikan fasilitas pendidikan, keagamaan, dan lingkungan. DPD RI berkomitmen menindaklanjuti aspirasi ini dengan kementerian dan dinas terkait seperti Kemenag, Pemda, dan Dinas Lingkungan Hidup. Kunjungan ini menegaskan komitmen DPD RI dalam memperkuat fungsi representasi daerah dan mendukung peningkatan kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput.

Tim Admin
Last updated: Mei 5, 2026 16:30
Tim Admin
Share
6 Min Read
Kunjungan Agita Nufianti DPD RI ke RW 08 Ancol bahas fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, dan pengelolaan sampah untuk kesejahteraan warga.
Kunjungan Agita Nufianti DPD RI ke RW 08 Ancol bahas fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, dan pengelolaan sampah untuk kesejahteraan warga.
SHARE

Pertemuan ini merupakan kunjungan silaturahmi dan perkenalan dari Ibu Agita Nurfianti, anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat, ke RW 08, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol. Diskusi berfokus pada isu sosial dan kebutuhan masyarakat setempat, khususnya fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, fasilitas masjid, pengelolaan sampah, serta kebutuhan fasilitas umum. Masyarakat menyampaikan kendala: keterbatasan fasilitas PAUD, minimnya insentif guru, kurangnya sarana/prasarana masjid, serta pengelolaan sampah yang belum optimal. Harapan utama adalah adanya bantuan atau solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, fasilitas umum, dan pengelolaan lingkungan.

Latar Belakang

Pertemuan diadakan sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja dan silaturahmi Ibu Agita Nurfianti sebagai anggota DPD RI Komite 3 (membidangi pendidikan, kesehatan, sosial, agama, pemuda, olahraga, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan ibu). Wilayah yang dikunjungi: RW 08, Kelurahan Ancol, Kecamatan Rebo, terdiri dari beberapa RT dengan fasilitas seperti posyandu, PAUD, dan masjid. Peserta: kader PKK, pengurus masjid, pengelola PAUD, dan tokoh masyarakat. Tujuan utama: mendengarkan aspirasi dan kendala masyarakat untuk disampaikan ke tingkat pusat.

Poin Masalah

  1. Keterbatasan Fasilitas dan Dana PAUD  

Fasilitas dan pendanaan PAUD sangat terbatas. Ruang belajar hanya di bagian atas bangunan hibah sehingga ruang gerak anak terbatas. Meja dan kursi tidak memadai; pernah terjadi kasus donatur tidak menuntaskan pekerjaan setelah menerima pembayaran puluhan juta rupiah. Staf pengajar hanya menerima insentif Rp300.000/bulan, kadang ditambah dari donatur yang semakin berkurang. Alat edukasi dan permainan terbatas; ada permainan belum terpasang karena tidak ada lahan. Subsidi silang membantu anak yatim/piatu dan keluarga kurang mampu, namun dana tetap terbatas. Dampak: kualitas pembelajaran dan kenyamanan anak terganggu, motivasi guru menurun. Stakeholder terdampak: anak-anak PAUD, guru, orang tua murid.

  1. Minimnya Insentif Guru Ngaji dan Pengelola Masjid  

Insentif pemerintah untuk guru ngaji sebesar Rp300.000/bulan kini dihentikan (biasanya cair rapel per 6 bulan). Penghentian ini menyulitkan pengelola masjid dan guru ngaji dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Masjid juga membutuhkan dana renovasi, seperti perbaikan atap bocor. Stakeholder terdampak: guru ngaji, pengurus masjid, jamaah.

  1. Pengelolaan Sampah yang Kurang Efektif  

Jumlah gerobak sampah terbatas (hanya dua untuk beberapa RT), sehingga pengangkutan harus bergiliran dan sering terjadi penumpukan. Pengelolaan keuangan sampah tidak transparan; ada dana masuk ke sopir kontainer secara pribadi, bukan ke kas resmi. Pemilahan sampah belum optimal karena kesadaran warga rendah. Dampak: lingkungan kotor, penumpukan sampah, keuangan tidak jelas. Stakeholder terdampak: seluruh warga RW 08.

  1. Keterbatasan Fasilitas Umum dan Kantor RW  

RW 08 tidak memiliki kantor RW; kegiatan administrasi dan pertemuan dilakukan di rumah ketua RW. Pengajuan bantuan fasilitas umum sering tidak mendapat respons atau realisasi dari pemerintah. Stakeholder terdampak: pengurus RW/RT dan warga.

Ekspektasi

  1. Bantuan Fasilitas dan Dana untuk PAUD  

Harapan: bantuan ruang belajar, meja, kursi, alat edukasi, dan permainan untuk PAUD. Target: anak belajar nyaman dan kualitas pendidikan meningkat; diupayakan sebelum tahun ajaran baru. Kebutuhan: dana, fasilitas fisik, dukungan pemerintah/donatur. Indikator keberhasilan: peningkatan fasilitas, kenyamanan belajar, dan jumlah anak terbantu. Stakeholder: pengelola PAUD, guru, anak-anak, orang tua.

  1. Pengembalian/Penambahan Insentif Guru Ngaji dan Bantuan Renovasi Masjid  

Harapan: insentif guru ngaji dikembalikan atau ada dukungan alternatif untuk kegiatan keagamaan; bantuan renovasi masjid (perbaikan atap bocor). Indikator keberhasilan: kelancaran kegiatan keagamaan dan kondisi fisik masjid yang baik. Stakeholder: guru ngaji, pengurus masjid, jamaah.

  1. Penambahan Sarana Pengelolaan Sampah dan Edukasi Pemilahan  

Harapan: penambahan gerobak sampah dan sistem pengelolaan yang lebih baik, serta edukasi pemilahan kepada warga. Indikator keberhasilan: berkurangnya penumpukan sampah dan lingkungan lebih bersih. Stakeholder: warga RW 08, pengurus RW/RT.

  1. Bantuan Fasilitas Umum dan Kantor RW  

Harapan: pembangunan kantor RW atau fasilitas umum lain agar administrasi dan kegiatan sosial lebih terorganisir. Indikator keberhasilan: tersedianya fasilitas yang layak untuk kegiatan warga. Stakeholder: pengurus RW/RT, warga.

Ringkasan Informasi Lainnya

– PAUD berdiri sejak 2020, berbentuk yayasan sejak 2021.

– Beberapa fasilitas PAUD berasal dari hibah SD setempat, jumlahnya sangat terbatas.

– Ada lahan kosong (riul) berpotensi untuk fasilitas bermain, menunggu izin dan dana.

– Subsidi silang untuk anak yatim/piatu dan keluarga kurang mampu.

– Donatur untuk PAUD dan kegiatan sosial semakin berkurang.

– Pengelolaan keuangan sampah tidak transparan; ada dana masuk ke sopir kontainer secara pribadi.

– Pengajuan bantuan ke pemerintah sering tidak mendapat respons/realisasi.

– Kegiatan posyandu, PKK, dan PAUD berjalan dengan fasilitas terbatas.

– Seragam posyandu dan kebutuhan lain biasanya diinisiasi mandiri oleh warga.

Daftar Tindak Lanjut

–  Konfirmasi ke Kemenag terkait program insentif guru ngaji dan Maghrib Mengaji. (Stakeholder: Ibu Agita, Kemenag)

–  Konfirmasi program bantuan fasilitas masjid (renovasi, perbaikan atap bocor). (Stakeholder: Ibu Agita, pengurus masjid)

–  Koordinasi dengan pemda terkait bantuan fasilitas PAUD (ruang belajar, meja, kursi, alat edukasi). (Stakeholder: Ibu Agita, pengelola PAUD, pemerintah daerah)

–  Pengajuan bantuan gerobak sampah tambahan ke dinas terkait. (Stakeholder: pengurus RW/RT, Dinas Lingkungan Hidup)

–  Edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah kepada warga. (Stakeholder: pengurus RW/RT, warga)

–  Penjadwalan pertemuan lanjutan untuk update tindak lanjut dan konfirmasi bantuan. (Stakeholder: Ibu Agita, pengurus RW/RT, pengelola PAUD, pengurus masjid)

You Might Also Like

Aspirasi dari Team Adhoc Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI)

Penyerapan Aspirasi Warga RW 13 Cinta Asih Bandung oleh Agita Nurfianti Anggota DPD RI Jawa Barat

Reses DPD RI Komite 3 di Bandung: Bansos Dicoret, PBI-JKN Nonaktif, dan Keluhan Layanan UHC

Agita Nurfianti Dorong Penguatan Rehabilitasi Narkoba Anak dan Remaja Bersama BNN

Penyerapan Aspirasi di Panti Asuhan Baitussyukur, Komp Margahayu Raya, Kota Bandung

TAGGED:Agita NufiantiAspirasi MasyarakatBandungDLHDPD RI Jawa BaratFasilitas UmumGuru NgajiJawa BaratKecamatan RegolKemenagKomite IIIKomunitas RWMasjidPAUDPendidikan Anak Usia Diniprogram sosialreses DPD RIRW 08 AncolSampahSenator AgitaSenator JabarSilaturahmi DPD
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Email Copy Link Print
Share
Previous Article Posyandu Siklus Hidup Pasir Luyu, program Makan Bergizi RW03, kunjungan DPD RI Komite III, penanganan stunting Bandung Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III
Next Article Kunjungan lapangan di wilayah Pasirluyu menjadi ruang dialog penting antara warga dan Ibu Agita Nurfianti, Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, yang hadir untuk menyerap aspirasi langsung terkait pelayanan kesehatan dasar, penguatan Posyandu, hingga isu sosial remaja. Pertemuan ini dihadiri oleh unsur PKK, RT, dan RW dengan fokus pada perbaikan fasilitas, peningkatan dana PMT, insentif kader, serta penanganan masalah lingkungan dan sosial. Kunjungan Lapangan Pasirluyu: Aspirasi Posyandu, Dana PMT, dan Penanganan Kenakalan Remaja
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Stay Connected

2kSubscribersSubscribe
4kFollowersFollow
25FollowersFollow

Latest News

Urgensi Penanganan Kondisi Darurat Kesehatan Jiwa di Provinsi Jawa Barat
Rapat Kerja Februari 24, 2026
Penonaktifan massal PBI BPJS di Jabar membuat 1,9 juta warga nonaktif. Dinkes minta faskes tetap layani, reaktivasi kini bisa lewat desa, ada hak sanggah
Penonaktifan Massal PBI BPJS di Jabar 2026: 1,9 Juta Peserta Dicoret, Ini Jalur Reaktivasi dan Hak Sanggah Warga
Rapat Kerja Februari 23, 2026
Kunjungan lapangan di wilayah Pasirluyu menjadi ruang dialog penting antara warga dan Ibu Agita Nurfianti, Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, yang hadir untuk menyerap aspirasi langsung terkait pelayanan kesehatan dasar, penguatan Posyandu, hingga isu sosial remaja. Pertemuan ini dihadiri oleh unsur PKK, RT, dan RW dengan fokus pada perbaikan fasilitas, peningkatan dana PMT, insentif kader, serta penanganan masalah lingkungan dan sosial.
Kunjungan Lapangan Pasirluyu: Aspirasi Posyandu, Dana PMT, dan Penanganan Kenakalan Remaja
Aspirasi Warga Desember 16, 2025
Posyandu Siklus Hidup Pasir Luyu, program Makan Bergizi RW03, kunjungan DPD RI Komite III, penanganan stunting Bandung
Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III
Aspirasi Warga Desember 14, 2025
Silaturahmi Senator Jabar Agita Nurfianti bersama warga bahas PIP, layanan kesehatan, dan penguatan UMKM untuk komunitas mandiri.
Silaturahmi Senator Jabar ke Cigareleng: Penguatan Layanan Sosial, UMKM, dan Kesehatan Komunitas di Tingkat RW
Aspirasi Warga Desember 12, 2025
Agita Nurfianti dorong penguatan ekosistem olahraga komunitas di RW 09 Antapani Bandung, dari tenis meja hingga voli.
Agita Nurfianti Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Komunitas di RW 09 Antapani: Dari Tenis Meja hingga Voli
Aspirasi Warga Desember 10, 2025
Agita Nurfianti tinjau dapur SPPG Bojong Koneng Bogor yang memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi per hari untuk sekolah dan Posyandu.
Agita Nurfianti Tinjau Dapur SPPG Bojong Koneng Bogor: Produksi 3.000 Porsi Makanan Bergizi Setiap Hari
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Pertemuan di SD Negeri Bojong Koneng 03 menghadirkan Agita Nurfianti (DPD RI Jawa Barat), orang tua murid, sekolah, dan Puskesmas Cijayanti. Diskusi membahas program Obat Cacing, evaluasi Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta aspirasi fasilitas seperti ruang UKS, air bersih, dan ruang kelas baru. Agita menegaskan bahwa seluruh aspirasi sudah disampaikan ke kementerian dengan target realisasi anggaran 2026, sejalan dengan komitmen DPD RI dalam peningkatan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak di Jawa Barat.
Agita Nurfianti Bahas Aspirasi Sekolah & Program Makan Bergizi Gratis Bersama Guru dan Orang Tua Murid di SD Bojong Koneng 03 Kab. Bogor
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Agita Nurfianti tinjau Program Makanan Pagi Gratis di SD Bojong Koneng 03 Bogor, menyoroti gizi, keamanan pangan, dan empati bagi anak sekolah.
Pagi di Bojong Koneng Saat Senator Agita Nurfianti Menyapa Anak Sekolah dan Meninjau Program Makanan Pagi Gratis
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Agita Nurfianti buka Lomba Kereta Peti Sabun DAMAS XII 2025 di Pasar Seni ITB Bandung, ajang kreatif dan inspiratif bagi generasi muda Jawa Barat.
Agita Nurfianti Buka Lomba Kereta Peti Sabun DAMAS XII 2025 di Pasar Seni ITB: Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa SMK / Mahasiswa Bandung
Press Release Oktober 20, 2025
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Follow US
© 2023-2029 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?