Agita NurfiantiAgita NurfiantiAgita Nurfianti
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Reading: Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Font ResizerAa
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Search
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2023 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat. All Rights Reserved.
Agita Nurfianti > Berita > Aspirasi Warga > Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III
Aspirasi Warga

Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III

Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Agita Nurfianti dari DPD RI Provinsi Jawa Barat (Komite III) ke RW 03 Kelurahan Pasir Luyu mengangkat tema pelayanan posyandu siklus hidup, distribusi program makan bergizi (MBG), serta penanganan stunting dan problem-lingkungan seperti sampah dan sanitasi. Kegiatan melibatkan kader posyandu, perangkat RW dan warga dengan target balita (± 64-65), lansia, ibu hamil, serta ibu menyusui. Terungkap tantangan operasional posyandu, kebutuhan pendataan ILP, mekanisme distribusi MBG, dan hambatan partisipasi warga karena jadwal kerja/sekolah. Program MBG kini berjalan harian dengan pendistribusian siang hari dan prosedur pengembalian ompreng. Selain itu, kegiatan sosial-budaya dan UMKM lokal ikut dibahas sebagai bagian dari pembangunan komunitas. Kunjungan ini bertujuan menyerap masukan daerah, memetakan kendala, dan mendorong harmonisasi kebijakan pusat-daerah demi pelayanan dasar yang lebih efektif.

Tim Admin
Last updated: Mei 5, 2026 16:30
Tim Admin
Share
5 Min Read
Posyandu Siklus Hidup Pasir Luyu, program Makan Bergizi RW03, kunjungan DPD RI Komite III, penanganan stunting Bandung
Posyandu Siklus Hidup Pasir Luyu, program Makan Bergizi RW03, kunjungan DPD RI Komite III, penanganan stunting Bandung
SHARE

Pada hari kunjungan lapangan ke RW 03 Kelurahan Pasir Luyu, kegiatan dipimpin oleh Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat Komite III, Agita Nurfianti, bersama kader posyandu dan perangkat RW. Fokus utama kunjungan meliputi: layanan posyandu siklus hidup, program makan bergizi (MBG), penanganan stunting, dan isu lingkungan seperti sampah dan sanitasi.

Contents
1. Pelaksanaan Posyandu dan Layanan Siklus Hidup2. Program Makan Bergizi (MBG)3. Stunting dan Partisipasi Warga4. Peran DPD RI – Komite III5. Operasional Posyandu dan Fasilitas6. Kegiatan Sosial-Budaya dan Ekonomi Warga (UMKM)7. Isu Lingkungan: Sampah dan Sanitasi8. Logistik & Tindak LanjutKesimpulan

1. Pelaksanaan Posyandu dan Layanan Siklus Hidup

Posyandu di RW 03 melaksanakan pemeriksaan rutin untuk lansia (pengukuran gula darah, asam urat) setiap bulan, serta layanan balita (terdata sekitar 64-65 balita, kehadiran variatif). Ibu hamil/busui saat ini relatif sedikit kehadirannya. Lembaga ini menggunakan formulir ILP (Integrasi Layanan Primer) untuk rentang usia dari 0–71 bulan, remaja, pralansia, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui. Meski pelatihan kader pernah dilakukan, implementasi rutin masih belum optimal.

2. Program Makan Bergizi (MBG)

Hari pertama pembagian MBG di posyandu menunjukkan mekanisme distribusi: sebagian makanan diantar dari dapur, sebagian diambil posyandu, dan ompreng (wadah) dikumpulkan kembali untuk diambil oleh pihak dapur. Program MBG ditargetkan harian, khusus untuk bayi, balita, ibu hamil/menyusui, dan rencana untuk lansia ke depan. Pentingnya SOP keamanan makanan diungkap: konsumsi segera saat datang, tidak ditunda hingga sore, masa aman ± 4 jam. Jika makanan berbau/tak aman: disarankan pelaporan ke dapur. Sistem dokumentasi foto juga diperbolehkan sebagai bukti distribusi. Namun masih ditemukan belum ada sosialisasi rinci terkait alur, lokasi dapur, kontak pengaduan.
Analisis literatur menegaskan bahwa posyandu dan program makanan tambahan berperan penting untuk pencegahan stunting.

3. Stunting dan Partisipasi Warga

Di wilayah RW 03 terdapat kasus stunting dan keterbatasan anggaran menjadi hambatan untuk pemenuhan nutrisi optimal. MBG diharapkan membantu bukan hanya anak stunting tetapi seluruh sasaran. Partisipasi orang tua menjadi tantangan: banyak tidak membawa anak ke posyandu karena kesibukan kerja/sekolah. Akhir pekan pagi (Sabtu–Minggu) cenderung lebih ramai. Rekomendasi: koordinasi agar seluruh penerima hadir, sosialisasi rutin ke warga terkait waktu konsumsi dan mekanisme pengaduan.

4. Peran DPD RI – Komite III

Agita Nurfianti menjelaskan peran DPD RI dalam harmonisasi kebijakan pusat-daerah, menyerap aspirasi lapangan dan melakukan kunjungan rutin ke posyandu, sekolah dan dapur MBG/SPPG. Fungsi ini penting agar program kesehatan ibu-anak, pendidikan, sosial ekonomi, seni/budaya dan olahraga/ pemuda bisa berjalan terintegrasi.

5. Operasional Posyandu dan Fasilitas

Praktik di lapangan menunjukkan bahwa PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berbasis uang sebesar Rp 150.000 per sasaran masih menjadi patokan lama dan sering memerlukan tambahan dana mandiri. RW 03 Pasir Luyu pernah meraih juara dua lomba B2SA namun kenyataannya di lapangan tetap terbatas anggarannya. Fasilitas ruangan serbaguna digunakan untuk posyandu, latihan seni, pengajian; namun masih diperlukan meja lipat, kipas, sarana belajar Al-Quran agar kegiatan anak/ibu berjalan optimal.

6. Kegiatan Sosial-Budaya dan Ekonomi Warga (UMKM)

Kegiatan sanggar anak (usia ~5 tahun ke atas) dan festival seni Sunda/pemuda (“Pasir Luyuh Festival”) turut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sosial-budaya. UMKM lokal seperti konveksi pakaian, Alena Dimsum (frozen makanan siap saji) serta es teller aktif dalam bazar/event. Penguatan SDI dan kolaborasi dengan mitra/partai diharapkan mendukung ekonomi warga.

7. Isu Lingkungan: Sampah dan Sanitasi

Pengelolaan sampah menghadapi kendala: TPS kota Bandung over kapasitas, armada terbatas hanya satu roda besar; tertunda 4 hari menyebabkan volume sampah membengkak. Rencana pemilahan plastik hingga pengolahan menjadi biji plastik masih belum berjalan karena kendala pemasaran. On sanitasi: kawasan padat, kategori kumuh, septic tank kecil dan gorong-gorong tak ideal. Diperlukan normalisasi saluran, pemisahan limbah rumah tangga dan kloset, serta pengajuan bantuan.

8. Logistik & Tindak Lanjut

Prosedur MBG memerlukan penempatan makanan di atas meja, pengambilan penerima di pos, pengembalian ompreng, sosialisasi lokasi dapur & kontak pengaduan. Posyandu memerlukan fasilitas meja lipat, penyimpanan barang, dan dukungan kegiatan anak/ibu. Dokumentasi distribusi penting. DPD RI akan terus melakukan silaturahmi dan monitoring lanjutan.

Kesimpulan

Kunjungan lapangan ini menegaskan bahwa layanan posyandu siklus hidup, program MBG, dan peran masyarakat lokal harus berjalan sinergis agar target penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup seluruh warga RW 03 Pasir Luyu tercapai. Harmonisasi kebijakan pusat-daerah, peningkatan fasilitas, partisipasi warga serta penataan lingkungan menjadi aspek kunci.

You Might Also Like

Reses DPD RI di Bojongsoang | Aspirasi Warga Soal DTSN, Pendidikan, Kesehatan & Identitas Lokal

DPD RI, APDESI, dan KPPOD Bahas Tata Kelola Pemerintahan Desa

Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) di Jawa Barat: Kendala, Intimidasi, dan Perbedaan Sekolah Negeri-Swasta

Aspirasi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat

Reses Anggota DPD RI Jawa Barat : Urgensi Pembangunan Sekolah, Air Bersih, dan Perbaikan Layanan Sosial di RW 09 Kel. Jatihandap

TAGGED:Agita NurfiantiBandungPosyanduBandungStuntingDPD RI Komite IIIKesehatan Ibu AnakMBG Pasir LuyuPosyandu Siklus HidupProgram Makan BergiziSampah Sanitasi BandungSenator AgitaSenator JabarStunting RW03 Pasir LuyuUMKM Lokal Bandung
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Email Copy Link Print
Share
Previous Article Silaturahmi Senator Jabar Agita Nurfianti bersama warga bahas PIP, layanan kesehatan, dan penguatan UMKM untuk komunitas mandiri. Silaturahmi Senator Jabar ke Cigareleng: Penguatan Layanan Sosial, UMKM, dan Kesehatan Komunitas di Tingkat RW
Next Article Kunjungan Agita Nufianti DPD RI ke RW 08 Ancol bahas fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, dan pengelolaan sampah untuk kesejahteraan warga. Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Stay Connected

2kSubscribersSubscribe
4kFollowersFollow
25FollowersFollow

Latest News

Urgensi Penanganan Kondisi Darurat Kesehatan Jiwa di Provinsi Jawa Barat
Rapat Kerja Februari 24, 2026
Penonaktifan massal PBI BPJS di Jabar membuat 1,9 juta warga nonaktif. Dinkes minta faskes tetap layani, reaktivasi kini bisa lewat desa, ada hak sanggah
Penonaktifan Massal PBI BPJS di Jabar 2026: 1,9 Juta Peserta Dicoret, Ini Jalur Reaktivasi dan Hak Sanggah Warga
Rapat Kerja Februari 23, 2026
Kunjungan lapangan di wilayah Pasirluyu menjadi ruang dialog penting antara warga dan Ibu Agita Nurfianti, Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, yang hadir untuk menyerap aspirasi langsung terkait pelayanan kesehatan dasar, penguatan Posyandu, hingga isu sosial remaja. Pertemuan ini dihadiri oleh unsur PKK, RT, dan RW dengan fokus pada perbaikan fasilitas, peningkatan dana PMT, insentif kader, serta penanganan masalah lingkungan dan sosial.
Kunjungan Lapangan Pasirluyu: Aspirasi Posyandu, Dana PMT, dan Penanganan Kenakalan Remaja
Aspirasi Warga Desember 16, 2025
Kunjungan Agita Nufianti DPD RI ke RW 08 Ancol bahas fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, dan pengelolaan sampah untuk kesejahteraan warga.
Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah
Aspirasi Warga Desember 15, 2025
Silaturahmi Senator Jabar Agita Nurfianti bersama warga bahas PIP, layanan kesehatan, dan penguatan UMKM untuk komunitas mandiri.
Silaturahmi Senator Jabar ke Cigareleng: Penguatan Layanan Sosial, UMKM, dan Kesehatan Komunitas di Tingkat RW
Aspirasi Warga Desember 12, 2025
Agita Nurfianti dorong penguatan ekosistem olahraga komunitas di RW 09 Antapani Bandung, dari tenis meja hingga voli.
Agita Nurfianti Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Komunitas di RW 09 Antapani: Dari Tenis Meja hingga Voli
Aspirasi Warga Desember 10, 2025
Agita Nurfianti tinjau dapur SPPG Bojong Koneng Bogor yang memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi per hari untuk sekolah dan Posyandu.
Agita Nurfianti Tinjau Dapur SPPG Bojong Koneng Bogor: Produksi 3.000 Porsi Makanan Bergizi Setiap Hari
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Pertemuan di SD Negeri Bojong Koneng 03 menghadirkan Agita Nurfianti (DPD RI Jawa Barat), orang tua murid, sekolah, dan Puskesmas Cijayanti. Diskusi membahas program Obat Cacing, evaluasi Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta aspirasi fasilitas seperti ruang UKS, air bersih, dan ruang kelas baru. Agita menegaskan bahwa seluruh aspirasi sudah disampaikan ke kementerian dengan target realisasi anggaran 2026, sejalan dengan komitmen DPD RI dalam peningkatan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak di Jawa Barat.
Agita Nurfianti Bahas Aspirasi Sekolah & Program Makan Bergizi Gratis Bersama Guru dan Orang Tua Murid di SD Bojong Koneng 03 Kab. Bogor
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Agita Nurfianti tinjau Program Makanan Pagi Gratis di SD Bojong Koneng 03 Bogor, menyoroti gizi, keamanan pangan, dan empati bagi anak sekolah.
Pagi di Bojong Koneng Saat Senator Agita Nurfianti Menyapa Anak Sekolah dan Meninjau Program Makanan Pagi Gratis
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Agita Nurfianti buka Lomba Kereta Peti Sabun DAMAS XII 2025 di Pasar Seni ITB Bandung, ajang kreatif dan inspiratif bagi generasi muda Jawa Barat.
Agita Nurfianti Buka Lomba Kereta Peti Sabun DAMAS XII 2025 di Pasar Seni ITB: Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa SMK / Mahasiswa Bandung
Press Release Oktober 20, 2025
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Follow US
© 2023-2029 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?