Agita NurfiantiAgita NurfiantiAgita Nurfianti
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Reading: Agita Nurfianti Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Komunitas di RW 09 Antapani: Dari Tenis Meja hingga Voli
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Font ResizerAa
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Search
  • Berita
  • Profil
  • Video
  • Galeri
  • Link Relasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2023 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat. All Rights Reserved.
Agita Nurfianti > Berita > Aspirasi Warga > Agita Nurfianti Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Komunitas di RW 09 Antapani: Dari Tenis Meja hingga Voli
Aspirasi Warga

Agita Nurfianti Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Komunitas di RW 09 Antapani: Dari Tenis Meja hingga Voli

Pertemuan reses Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat, Agita Nurfianti, di RW 09 Antapani, Kota Bandung, menyoroti penguatan ekosistem olahraga berbasis komunitas. Acara dihadiri perangkat RW, tokoh olahraga, dan warga, dengan fokus pada tenis meja dan bola voli. Komunitas “Sinar” menjadi sorotan karena berhasil membina atlet berprestasi dengan fasilitas minimal dan dampak sosial luas—dari pemberdayaan ekonomi warga hingga beasiswa olahraga. Hambatan utama berupa status lahan PSU dan keterbatasan anggaran dihadapi dengan semangat swadaya dan kolaborasi warga. Agita menegaskan komitmen DPD dalam memperjuangkan legalitas lahan, dukungan fasilitas, dan pengembangan pusat pelatihan olahraga. RW 09 Antapani kini menjadi model sinergi antara masyarakat dan lembaga publik dalam membangun ruang olahraga yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya sosial tinggi.

Tim Admin
Last updated: Mei 5, 2026 16:29
Tim Admin
Share
5 Min Read
Agita Nurfianti dorong penguatan ekosistem olahraga komunitas di RW 09 Antapani Bandung, dari tenis meja hingga voli.
Agita Nurfianti dorong penguatan ekosistem olahraga komunitas di RW 09 Antapani Bandung, dari tenis meja hingga voli.
SHARE

Pertemuan di lingkungan RW 09 Antapani, Kota Bandung, dihadiri oleh Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat, Agita Nurfianti, perangkat RW, serta para penggerak komunitas olahraga setempat, khususnya tenis meja dan bola voli.

Agenda utama bersifat silaturahmi dan penjaringan aspirasi dalam kerangka reses, dengan fokus pada penguatan ekosistem olahraga berbasis komunitas, pemanfaatan lahan kosong, dan pengembangan fasilitas multi-guna yang mendukung prestasi sekaligus kohesi sosial.

Agita Nurfianti menegaskan mandat kelembagaan DPD, komposisi perwakilan Jawa Barat (Agita Nurfianti, Pak Komeng , Anya Rina, Jihan Fahira), dan posisinya di Komite III yang mencakup bidang pemuda dan olahraga, serta kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Ia mengapresiasi inisiatif olahraga warga—tenis meja dan voli—dan menyoroti dinamika fasilitas yang sebagian memanfaatkan tanah yang statusnya bukan milik warga, tanah milik BJB yang dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

Agita juga menjelaskan hambatan administratif pada pengajuan bantuan fasilitas akibat pergantian menteri, yang mengimplikasikan perlunya pengusulan ulang dari awal.

 Sosok kunci dalam wawancara ini  adalah penginisiasi dan pelatih komunitas tenis meja “Sinar” di Sindang Sari, RW 09. Ia memaparkan riwayat sebagai mantan atlet nasional yang sempat rehat saat kuliah di ITB, lalu merintis kembali pembinaan tenis meja dengan pendekatan ganda: penghobi dan prestasi. Dengan fasilitas minimal (satu meja, lapang ala kadarnya), komunitas berhasil melahirkan atlet yang direkrut oleh Korda Kabupaten Bandung dan bahkan Kalimantan, serta meraih juara kecamatan beruntun.

Dampak sosial menyertai capaian prestasi: silaturahmi lintas usia, penguatan ekonomi mikro (jualan minuman dan kuliner oleh ibu-ibu), dan peluang pendidikan melalui beasiswa olahraga (contoh ke ITB dan UPI). Komunitas “Sinar” menjadi magnet bagi pemain dan sparring partner dari luar wilayah, memposisikan RW 09 sebagai simpul olahraga komunal yang aktif.

Dari perspektif infrastruktur, lahan awal berbasis tanah pribadi telah dijual, namun komunitas mendapatkan lahan perumahan dengan perizinan yang disebut “sudah beres”.

Rencana strategis selanjutnya adalah membangun fasilitas indoor dengan tiga meja, mengatur pembagian jadwal (ibu-ibu, komunitas, atlet), dan mengembangkan pusat pelatihan untuk kandidat PON, PORDA, dan POPDA; hal ini telah dibahas dalam audiensi dengan PT MSI.

Partisipasi warga kuat dalam bentuk swadaya fisik (warangkang, angkutan, jaringan air, septic tank) dan finansial (penjualan kaos untuk modal). Saat ini, kegiatan konstruksi tertunda karena keterbatasan anggaran, hanya tersisa sekitar Rp1.300.000, sehingga pembangunan vertikal untuk menampung tiga meja belum dapat dilanjutkan.

Potensi SDM lintas cabang olahraga di RW 09 teridentifikasi baik: figur seperti Pak Pepen (pengurus voli, wasit nasional), penggiat polo air yang memiliki pengalaman PON dan target SEA Games, serta eks-pengurus PBBC Jawa Barat.

Lahan kosong dimanfaatkan adaptif sebagai lapang multi-guna; satu lapang voli dapat diubah menjadi tiga lapang bulutangkis sesuai ukuran, memperlihatkan fleksibilitas desain dan efisiensi ruang.

Warga menunjukkan kekompakan, pembagian peran, dan koordinasi komunitas yang intensif.

Dukungan media (TVRI) tercatat menjadi katalis visibilitas kegiatan. Pada ranah tata kelola lahan dan legalitas, isu utama adalah status PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas) perumahan yang “masih dalam proses” selama sekitar 2,5 tahun, dengan satu perkara disebut sudah masuk PTUN, sementara administrasi penyerahan ke Pemkot membutuhkan biaya dan kelengkapan dokumen. Di sisi perencanaan ruang, ada penilaian bahwa lokasi lapang tidak layak untuk perumahan tambahan karena potensi koridor jalan dan karakter lahan; oleh karena itu, penggunaan untuk fasilitas olahraga lebih rasional dan aman secara tata ruang.

Jadwal latihan berlangsung harian, dan fasilitas indoor dirancang untuk multi-fungsi (rapat, kegiatan komunitas), mengarah pada pusat kegiatan warga yang terintegrasi. Secara kebijakan olahraga, muncul problem klasik mobilitas atlet antar daerah karena keterbatasan dukungan lokal, yang mendorong atlet mencari kesempatan di luar wilayah.

Penginisiasi komunitas mengajukan perlunya “penyambung lidah” kebijakan agar ekosistem prestasi lokal tetap bernapas tanpa kehilangan talenta. Pendekatan mereka tidak antagonistik terhadap fenomena tersebut, tetapi menekankan pemberdayaan setempat—menciptakan keberadaan dari ketiadaan—agar manfaat sosial dan pendidikan dapat dirasakan warga.

Kesimpulannya, RW 09 Antapani menampilkan model ekosistem olahraga komunitas yang tumbuh secara organik melalui kepemimpinan lokal, swadaya warga, dan adaptasi ruang, dengan output sosial, pendidikan, dan prestasi yang terukur.

Hambatan utama terletak pada perizinan dan administrasi PSU, serta pendanaan fasilitas. Rekomendasi implisit yang muncul adalah: mengonsolidasikan dukungan kelembagaan melalui DPD dan perangkat daerah untuk mempercepat proses PSU, menginisiasi skema co-funding fasilitas olahraga (dengan rujukan pada hambatan akibat pergantian menteri), dan memformalkan pusat pelatihan komunitas “Sinar” sebagai simpul pembinaan atlet usia dini sekaligus ruang ekonomi mikro warga.

Dengan demikian, integrasi kebijakan olahraga, tata ruang, dan pemberdayaan sosial dapat memperkuat keberlanjutan inisiatif yang telah terbukti efektif di Kawasan Sindang Sari, RW 09, Antapani, Kota Bandung.

You Might Also Like

Kunjungan Reses Anggota DPD RI Agita Nurfianti, S.Psi ke RW 12 Hantap Kiara Condong Kota Bandung

Cegah Mahasiswa Bundir dan Putus Kuliah, Senator Agita Nurfianti Minta Mendiktisaintek Bentuk Bimbingan dan Konseling di Universitas

Pengawasan UU 10/2009 di Jawa Barat: Etalase Kreatif, DMO, dan Tata Kelola Destinasi Berkelanjutan

Kesalahan Data Sebabkan Bansos Salah Sasaran, Senator Agita Minta Perbaiki Akurasi Data

Agita Nurfianti Buka Lomba Kereta Peti Sabun DAMAS XII 2025 di Pasar Seni ITB: Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa SMK / Mahasiswa Bandung

TAGGED:Agita NurfiantiBandungbeasiswa atletCSR olahragaDPD RI Jawa Baratekosistem olahragaKomite III DPDkomunitas olahragaolahraga komunitasolahraga pemudapembangunan fasilitas olahragapemberdayaan wargareses DPDRW 09 Antapanitenis meja Sinarvoli Antapani
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Threads Email Copy Link Print
Share
Previous Article Agita Nurfianti tinjau dapur SPPG Bojong Koneng Bogor yang memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi per hari untuk sekolah dan Posyandu. Agita Nurfianti Tinjau Dapur SPPG Bojong Koneng Bogor: Produksi 3.000 Porsi Makanan Bergizi Setiap Hari
Next Article Silaturahmi Senator Jabar Agita Nurfianti bersama warga bahas PIP, layanan kesehatan, dan penguatan UMKM untuk komunitas mandiri. Silaturahmi Senator Jabar ke Cigareleng: Penguatan Layanan Sosial, UMKM, dan Kesehatan Komunitas di Tingkat RW
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Stay Connected

2kSubscribersSubscribe
4kFollowersFollow
25FollowersFollow

Latest News

Urgensi Penanganan Kondisi Darurat Kesehatan Jiwa di Provinsi Jawa Barat
Rapat Kerja Februari 24, 2026
Penonaktifan massal PBI BPJS di Jabar membuat 1,9 juta warga nonaktif. Dinkes minta faskes tetap layani, reaktivasi kini bisa lewat desa, ada hak sanggah
Penonaktifan Massal PBI BPJS di Jabar 2026: 1,9 Juta Peserta Dicoret, Ini Jalur Reaktivasi dan Hak Sanggah Warga
Rapat Kerja Februari 23, 2026
Kunjungan lapangan di wilayah Pasirluyu menjadi ruang dialog penting antara warga dan Ibu Agita Nurfianti, Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, yang hadir untuk menyerap aspirasi langsung terkait pelayanan kesehatan dasar, penguatan Posyandu, hingga isu sosial remaja. Pertemuan ini dihadiri oleh unsur PKK, RT, dan RW dengan fokus pada perbaikan fasilitas, peningkatan dana PMT, insentif kader, serta penanganan masalah lingkungan dan sosial.
Kunjungan Lapangan Pasirluyu: Aspirasi Posyandu, Dana PMT, dan Penanganan Kenakalan Remaja
Aspirasi Warga Desember 16, 2025
Kunjungan Agita Nufianti DPD RI ke RW 08 Ancol bahas fasilitas PAUD, insentif guru ngaji, dan pengelolaan sampah untuk kesejahteraan warga.
Kunjungan DPD RI ke RW 08 Ancol Kecamatan Regol: Aspirasi Warga Soal PAUD, Guru Ngaji, dan Pengelolaan Sampah
Aspirasi Warga Desember 15, 2025
Posyandu Siklus Hidup Pasir Luyu, program Makan Bergizi RW03, kunjungan DPD RI Komite III, penanganan stunting Bandung
Kunjungan Lapangan Posyandu Siklus Hidup & Program Makan Bergizi di RW 03 Pasir Luyu oleh DPD RI – Komite III
Aspirasi Warga Desember 14, 2025
Silaturahmi Senator Jabar Agita Nurfianti bersama warga bahas PIP, layanan kesehatan, dan penguatan UMKM untuk komunitas mandiri.
Silaturahmi Senator Jabar ke Cigareleng: Penguatan Layanan Sosial, UMKM, dan Kesehatan Komunitas di Tingkat RW
Aspirasi Warga Desember 12, 2025
Agita Nurfianti tinjau dapur SPPG Bojong Koneng Bogor yang memproduksi 3.000 porsi makanan bergizi per hari untuk sekolah dan Posyandu.
Agita Nurfianti Tinjau Dapur SPPG Bojong Koneng Bogor: Produksi 3.000 Porsi Makanan Bergizi Setiap Hari
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Pertemuan di SD Negeri Bojong Koneng 03 menghadirkan Agita Nurfianti (DPD RI Jawa Barat), orang tua murid, sekolah, dan Puskesmas Cijayanti. Diskusi membahas program Obat Cacing, evaluasi Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta aspirasi fasilitas seperti ruang UKS, air bersih, dan ruang kelas baru. Agita menegaskan bahwa seluruh aspirasi sudah disampaikan ke kementerian dengan target realisasi anggaran 2026, sejalan dengan komitmen DPD RI dalam peningkatan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak di Jawa Barat.
Agita Nurfianti Bahas Aspirasi Sekolah & Program Makan Bergizi Gratis Bersama Guru dan Orang Tua Murid di SD Bojong Koneng 03 Kab. Bogor
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Agita Nurfianti tinjau Program Makanan Pagi Gratis di SD Bojong Koneng 03 Bogor, menyoroti gizi, keamanan pangan, dan empati bagi anak sekolah.
Pagi di Bojong Koneng Saat Senator Agita Nurfianti Menyapa Anak Sekolah dan Meninjau Program Makanan Pagi Gratis
Aspirasi Warga Oktober 20, 2025
Dialog DPD RI dan BNN ungkap solusi reformasi rehabilitasi narkotika di Jawa Barat untuk penyelamatan korban dan reformasi kebijakan nasional.
Dialog DPD RI, BNN, Polrestabes Kota Bandung, dan GRANAT ungkap solusi reformasi rehabilitasi narkotika di Jawa Barat untuk penyelamatan korban dan reformasi kebijakan nasional.
Rapat Kerja Oktober 15, 2025
Agita NurfiantiAgita Nurfianti
Follow US
© 2023-2029 Agita Nurfianti, DPD RI Jawa Barat.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?